Kedahsyatan Lycopene (Tomat); 10 Problem Kesehatan Teratasi dari Kanker hingga Diabetes #Kisah kesembuhan

Anda hampir-hampir mendapati tomat di sebagian besar hidangan favorit Anda. Tomat benar-benar menambah rasa nikmat sandwich, pizza dan menu-menu lainnya. Ternyata tomat tidak sekedar penambah rasa nikmat. Buah ini memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan, terutama kemampuannya untuk mencegah kanker. Berikut 10 manfaat tomat bagi kesehatan.

1. Sebagai Antioksidan

Tomat mengandung lycopene, karoten merah terang dan pigmen karotenoid yang berperan menjadikan tomat berwarna merah. Likopen berfungsi sebagai antioksidan dan mampu mencegah kanker pencernaan.Baca Selengkapnya Dalam tubuh manusia, likopen dikaitkan dengan perlindungan di dalam DNA sel darah putih, karena antioksidan berfungsi untuk membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Produk berbahan bakutomat seperti jus tomat, sup, saus, dan kecap mengandung konsentrasi tertinggi likopen yang mampu diserap oleh tubuh
. Lycopene adalah lemak-larut, mengkonsumsi tomat atau produk tomat bersama makanan kaya lemak, seperti zaitun, alpukat minyak atau kacang-kacangan dinilai lebih baik daripada menyerap lycopene dari tomat mentah. Selain lycopene, tomat juga merupakan sumber antioksidan lain yang sangat baik seperti vitamin C dan vitamin A (melalui konsentrasi karotenoid termasuk beta-karoten). Semua antioksidan yang masuk ke tubuh menetralisir radikal bebas berbahaya yang dapat merusak sel dan selaput sel, menetralisir peradangan, komplikasi diabetes, atherosclerosis, asma, dan kanker usus besar. Satu cangkir tomat menyediakan 57,3 persen dari nilai harian yang direkomendasikan untuk vitamin C, dan 22,4 persen dari nilai harian yang direkomendasikan untuk vitamin A.

2. Mencegah Kanker

Antioksidan kuat bernama likopen dalam tomat adalah pelindung kuat terhadap kanker, khususnya kanker prostat, kanker serviks, kanker lambung, kanker payudara, kanker mulut, dan kanker kerongkongan, faring dan rektum. Menurut meta-analisis dari 21 studi yang dipublikasikan di Cancer Epidemiology Biomarkers and Prevention; pria yang makan jumlah tertinggi tomat yang dimasak ditemukan memiliki pengurangan 19 persen risiko terhadap kanker prostat, dan mereka yang makan paling baku tomat menunjukkan 11 persen pengurangan risiko kanker prostat.

3. Melawan Kolesterol

Menurut sebuah studi yang dilakukan terhadap 21 orang sehat dan dipublikasikan di British Journal of Nutrition, asupan makanan produk tomat yang tinggi secara signifikan mengurangi kolesterol total dan LDL (“buruk” kolesterol) tingkat. Contoh darah yang diambil setelah penelitian ini juga menunjukkan peningkatan kemampuan sirkulasi kolesterol LDL untuk melawan oksidasi. LDL teroksidasi dapat menghasilkan peradangan pada arteri yang mensuplai darah ke organ dan jaringan lain, sehingga mempromosikan aterosklerosis dan meningkatkan resiko terkena serangan jantung atau stroke.

4. Menurunkan Hipertensi

Tomat adalah sumber kalium yang sangat baik, dan diet kaya kalium telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah tinggi, karenanya, mengurangi risiko penyakit jantung. Satu cangkir tomat menyediakan 11,4 persen dari nilai harian yang direkomendasikan untuk kalium.

5. Memperlancar Kardiovaskular, Mengurangi Risiko Sakit Jantung

Selain mencegah kanker, lycopene dalam tomat juga memberikan manfaat kardiovaskular. Sebuah penelitian yang dilakukan di Brigham dan Women’s Hospital, Boston meneliti sekitar 40.000 wanita setengah baya dan lebih tua tanpa penyakit jantung dan kanker selama lebih dari 7 tahun. Para peneliti menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi 7 sampai 10 porsi makanan kaya lycopene (produk berbahan tomat, termasuk tomat dan pizza) setiap minggu mempunyai risiko 29 persen lebih rendah terkena penyakit jantung bila dibandingkan dengan wanita yang makan kurang dari 1,5 porsi produk tomat tiap minggu. Manfaat lain dari tomat seperti menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi juga berkontribusi terhadap kesehatan jantung.

6. Mencerahkan Pengelihatan/Mata

Tomat mengandung vitamin A (dalam bentuk beta-karoten yang mengkonversi menjadi vitamin A dalam tubuh). Fungsinya untuk memperbaiki pengelihatan dan mencegah masalah penglihatan, seperti buta senja dan degenerasi macula (AMD).

7. Membersihkan Pencernaan

Tomat adalah sumber yang serat baik. Oleh karenanya tomat dapat mencegah kasus-kasus ekstrim seperti diare atau sembelit, juga dapat memelihara kesehatan saluran pencernaan secara keseluruhan. Tomat juga berfungsi untuk detoksifikasi dalam tubuh.

8. Mengatasi Diabetes

Tomat adalah sumber mineral yang disebut kromium. Kromium dapat membantu pasien diabetes untuk menjaga kadar gula darah supaya terkontrol. Satu cangkir tomat menyediakan 7,5 persen dari nilai harian yang direkomendasikan untuk krom. Jus tomat juga memberikan manfaat istimewa bagi pasien diabetes tipe 2 yang berisiko terhadap penyakit kardiovaskular. Ketika kesehatan pembuluh darah terganggu, seperti dalam kasus diabetes, platelet (bagian darah yang bertanggung jawab untuk pelestarian pembuluh darah sehat) menempel pada lapisan dinding pembuluh darah, yang lambat laun dapat mengarah pada pengembangan penyakit kardiovaskuler. Sebuah studi di Australia yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association menunjukkan, 20 orang penderita diabetes tipe 2 diberi 250 ml jus tomat atau plasebo rasa tomat setiap hari. Parapeneliti menemukan bahwa setelah 3 minggu, agregasi trombosit (penggumpalan trombosit) telah berkurang secara signifikan pada mereka yang minum jus tomat murni. Sementara, tidak ada efek seperti tercatat pada mereka yang menerima plasebo.

9. Menghaluskan & Meremajakan Kulit

Jus tomat dikenal sebagai obat anti-tan. Asupan tomat secara regular menjamin perlindungan terhadap eritema (suatu kondisi kulit yang ditandai dengan kemerahan atau ruam) yang disebabkan oleh radiasi UV. Sebuah studi yang dilakukan di Universitas Manchester dan Newcastle menemukan bahwa orang yang menambahkan lima sendok makan pasta tomat ke dalam diet sehari-hari, 33 persen lebih akan terlindung dari kulit terbakar, setara dengan krim faktor yang sangat rendah matahari, dan jauh lebih tinggi dari pro-kolagen, suatu molekul yang mnjaga susunan kulit. Juga, memberi pasta tomat pada wajah selama 15 menit dapat membantu merawat kulit berminyak dengan menyerap kelebihan minyak dan sebum. Maka, tak heran bila tomat berperan penting menjadi bahan baku produk-produk anti-penuaan.

10. Mencegah Osteoporosis

Tomat adalah sumber vitamin K yang sangat baik. Ia berkontribusi penting bagi kesehatan tulang dengan mengaktifkan osteocalcin, protein non-kolagen utama dalam tulang yang dibutuhkan untuk kalsium mengikat ke matriks tulang. Satu cangkir tomat mentah menyediakan Anda dengan 17,8 persen dari nilai harian yang direkomendasikan untuk vitamin K.

Nah, kini Anda tahu dahsyatnya manfaat lycopene dalam tomat, bukan? Dan, eksrak lycopene yang diolah dengan tekhnologi tinggi bisa Anda peroleh dari S.Lutena atau dikenal juga dengan Super Lutein. Tunggu apalagi, saatnya membuktikannya sendiri. Atasi keluahan kesehatan dengan konsumsi S.Lutena, klik saja di sini 

sumber: fakta7.blogspot.com

KISAH BU SRI : KANKER PAYUDARA MEMBAIK

Ibu Sri Giarti, Share For Life, Wisma BNI 46 Jakarta: “Sekarang ini saya sedang membantu penderita kanker payudara yang menderita dari tahun 2006 menurut dokter sudah masuk ke tulang, tapi tidak dioperasi hanya dibioksi (disinar). Kanker juga sudah menjalar ke paru-paru dan ke jantung. Semua organ tubuhnya sudah lemah termasuk ginjalnya.

Kemarin dokter bilang harus diberi obat serum yang harganya Rp. 22 juta, tetapi serum tersebut hanya berjalan 24 jam. Jika 24 jam berhasil dia akan sembuh, tapi kalau 24 jam tidak berhasil maka akan lewat (meninggal). Akhirnya dia ketakutan. Terus bilang ke temannya bu Nia, dan bu Nia kasih tahu saya, lalu saya sarankan untuk minum Super Lutein.

Sekarang baru habis 1 botol. Sehari minum 9 kapsul; 3 kapsul malam hari, 3 kapsul pagi hari, dan 3 kapsul lagi siang hari. Setelah minum tulangnya terasa cekot-cekot, dadanya juga terasa sesak, karena kanker sudah menjalar ke tulang dan paru-paru. Alhamdulillah sekarang sudah enakan, dan sedang proses penyembuhan.

KANKER COLON (USUS) SEMBUH

SEMBUH DARI DIABETES

2 thoughts on “Kedahsyatan Lycopene (Tomat); 10 Problem Kesehatan Teratasi dari Kanker hingga Diabetes #Kisah kesembuhan

  1. I believe this is one of the so much significant info for me. And i am satisfied reading your article. However should observation on some normal issues, The website style is ideal, the articles is truly nice : D. Just right process, cheers

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s